Feeds:
Posts
Comments

Barusan saja saya nonton streaming konggres PSSI lewat streaming mivo.tv sang pengobat kerinduan kampung halaman.

Seperti yang ditakutkan teman2 dari seluruh Indonesia, sidang rusuh. Berondong interupsi dan berondong cacimaki mewarnai arena konggres. Beberapa anggota bahkan sempat mengeluarkan ancaman “kalau perlu nanti saya bawa anggota (pasukan) saya kesini!” yang langsung dibalas dengan penuh semangat oleh anggota lain yg bilang mau bawa pasukan masing2. mungkin nanti perang saudara di Indonesia akan terjadi bukan karena SARA tapi sepakbola,,,,

anyway saya tidak akan membahas betapa bobroknya sistem bola di kita, betapa bobroknya mental penguasa, dll. saya hanya akan melihat dari sisi positifnya.

sebenarnya menurut saya yang terjadi barusan ini dan dalam sidang2 alot (DPR?) sebelumnya adalah sesuatu yang baik, maksud saya jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Yup. All the fights, open insults, barbaric shouting is actually better in my opinion.

Banyak orang membandingkan situasi tidak stabil sekarang dengan jaman Pak Harto yang stabil dan sepertinya lebih tenteram, dan mereka menginginkannya kembali. Saya tidak. menurut saya sekarang lebih baik.

Well beberapa tahun lalu di jaman OrBa kita masih ingat bahwa politik Indonesia masih dipenuhi orang2 feodal. dalam arti sebenarnya. kita masih ingat saat dimana elit politik kita tidak berani berantem di depan umum. Pasang tampang baik di depan kamera dan rakyat, sok bijaksana tapi tusuk2an di belakang. Cara yang sangat licik, tidak ksatria, dan persis seperti jaman raja2 dan OrBa dulu. Istilah gampangnya : CARI MUKA. Ingat? So pasti. Sisa2nya masih bercokol di sekitar Istana Negara

Continue Reading »

Oleh : Fajar Sastrowijoyo

Korean studying ==> from nytimes.com

Keyword : Permasalahan Pendidikan

Tulisan ini sebenarnya dibuat karena saya mendapat info akan ada suatu lomba menulis tentang pendidikan Korea dan Indonesia, tapi saya lupa melihat batas waktu dan ternyata terlambat. Daripada mubazir, saya posting saja di sini 🙂

Saya sudah tinggal di Korea selama lebih dari 1 tahun, dan dari pengamatan saya terhadap sistem pendidikan Korea, ada banyak hal yang menurut saya menimbulkan problem  dan masalah tapi masih diterapkan dalam pendidikan Korea. And believe it or not, saya menjumpai bahwa masyarakat kita (Indonesia) juga mulai mengarah ke situ perlahan-lahan. dan  Kita langsung mulai dari :

Cram school

 

Cramming ==> from clipartof.com

Continue Reading »

Tahun-tahun ini adalah tahun yang cukup berat bagi umat Kristiani di Indonesia. Berbagai macam cobaan datang silih berganti; bom, gangguan dan bahkan serangan dari oknum-oknum ekstremis garis keras dll dan terkadang pemerintah dan polisi.

Kita masih ingat beberapa masalah yang timbul, mulai dari penyerangan terhadap jemaat gereja, kerusuhan di Temanggung yang menelan korban beberapa gereja, penusukan terhadap umat Kristiani, beberapa teror bom,  hingga masalah klasik yang tak kunjung berakhir : sulitnya mencari izin membangun tempat ibadah dari instansi pemerintah yang mengakibatkan munculnya tempat ibadah “tak berizin” di mana-mana.

Well saya tak ingin membahas kerusuhan2 tersebut, sudah banyak yang membahas. Saya hanya ingin berkomentar tentang sikap orang Kristiani tentang hal ini ini.

Kita tahu bahwa beberapa dari umat Kristiani sendiri mulai mendendam dan ingin membela diri terhadap ketidakadilan ini, sekarang banyak sekali ungkapan bernada protes di jejaring sosial (termasuk dari saya, I admit, damn I got eaten by my own article), ungkapan2 bernada kemarahan, dan sebagian kecil bahkan mulai membela diri secara fisik ataupun mulai terpikir untuk membalas dendam dll dll.

But I think, sebagai umat dari sebuah agama yang berumur lebih dari 2000 tahun, seharusnya kita bisa lebih pandai dan belajar dari sejarah kita sendiri :

Continue Reading »

oleh : Fajar Sastrowijoyo

dari kecil kita sering dijejali dengan cerita2 mitos dan penyederhanaan fakta yang ajaib oleh orang tua, guru, dan akhir2 ini MOTIVATOR2 yang membuat kita berpikir bahwa ada keajaiban di dunia dan dunia ini seperti negeri dongeng, ada keajaiban di dunia yang membuat semua orang bisa menjadi apapun yg mereka inginkan tanpa kecuali. Dan cerita2 tersebut tersebar luas dan akhirnya banyak dipercaya sebagai FAKTA yang dapat digunakan untuk membela diri terhadap kekurangan diri sendiri. Nah, karena sekarang kita sudah besar, maka saya akan mengulas beberapa mitos yang sebenarnya palsu itu. Mari kita mulai dari

1. Ide bisa muncul begitu saja secara ajaib

from istockphoto.com

Cerita : Newton menemukan teori gravitasi karena kejatuhan apel.

  Continue Reading »

English translation : Very useful internet link for Indonesians abroad (Sorry I’ll use Indonesian in this post cause its for Indonesian) 😀

Oke. Ternyata banyak orang yang tidak tahu link2 yang sangat bermanfaat ini. Link2 yang ada di sini kategorinya bermacam2, mulai dari untuk bersantai dan melepas rindu dengan segala hal yang bernuansa Indonesia sampai link komunitas yang banyak dibutuhkan. Mulai dari streaming TV Indonesia, radio, nonton film Indonesia sampai link komunitas ilmuwan. Oke ga usah banyak basa basi, kita mulai aja:

TV Streaming : Sebagian besar orang pasti sudah tahu : http://mivo.tv/

Indonesian Movie Streaming : http://www.dennyshotspot.com/

Radio Streaming : List ada di http://19bee.blogspot.com/2007/09/daftar-radio-online-streaming-radio.html

Radio Streaming lagi : http://jogjastreamers.com/ menyediakan bermacam2 radio dari Jogja dan sekitarnya (sampai Klaten dll lho). Lumayan kalau mau nostalgia lagu2 campursari juga 😀

Radio Streaming lagi : http://radioppidunia.org/PPI adalah Perhimpunan Pelajar Indonesia. Barangkali ada yang ingin mendengarkan siaran2 pelajar indonesia dari berbagai belahan dunia.

Translate macam2 bahasa ke Bahasa Indonesia : http://translate.google.com/ mungkin ada yang ga tau kalo web ini juga bisa translate kalimat dll dan gratis. Info buat nubi2 nih 🙂

Forum Indo, sumber informasi bagus tapi bisa bikin ketagihan : http://www.kaskus.us/ 😀

Link ke Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional : http://i-4.or.id/

Sejauh ini baru itu. Tolong yang punya info tentang situs2 seperti ini bagi juga infonya ya. Nanti saya update postingan ini. Kalau ada yang tidak berkenan link nya ditampilkan di sini tolong bilangin saya juga ya 🙂

okayyy!!! setelah lama vakum,, akhirnya menulis lagiiii,, singkat cerita,, saya sudah di Singapura sekarang,, cari pengalaman demi membangun bangsa,, hehe,,

anyway I have something to share

batik

beberapa minggu lalu, seperti yang diketahui semua orang, ada hari yang cukup besar buat bangsa kita. hari dikukuhkannya Batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia oleh UNESCO. wow! cukup menarik dan bikin bangga,, hehe,, emang akhir2 ini Indonesia sering bikin bangga di dunia internasional. mulai bangkit,, maju teruuuuusss,, hehe….

anyway,, memang event ini sudah disiapkan sejak lama,, dan sejak beberapa waktu lalu pemerintah sudah mengajak semua warga negara agar nanti saat hari H memakai Batik bersama-sama. Yeah, ide yang menarik dan keren. Ide ini pun terlaksana sukses, saya denger dari temen2 di indo dan di koran bahwa memang tiba2 indonesia seperti diselimuti batik. mantap.

nah kami2 orang2 Indo di sebuah French-based company di Singapura juga ikut mencoba memeriahkan event itu di sini, hehe. kita2 pakai batik juga dooong, gak mau kalah. hohoooo. sukses juga. foto bisa dilihat di halaman ini juga 🙂

quite fun. tapi sebenernya hari itu ada sesuatu yang mentrigger saya untuk menulis sekarang ini. Hmmm, singkat cerita hari itu karena banyak batik yang notabene agak “asing” di Singapura, jadi banyak rekan kantor yang berasal dari negara lain yang tanya “Hey, what do you Indonesians wear today? I see lots of you wearing these kinds of shirts today. Very nice. What’s this?” atau “Hey, why do you Indonesians all wear Batik today? I thought these kinds of clothing come from India or Malaysia.” Wow, sangat menarik melihat betapa orang luar tuh gak ngerti Batik. Ngerti pun jarang yang tahu kalau ini dari Indonesia.

well, setelah melihat itu semua, saya jadi inget tentang perdebatan dengan teman saya tentang bagaimana seharusnya warga Negara yang nasionalis itu bertindak. Saya termasuk orang yang berpikir bahwa kerja di luar negeri itu bukanlah sebuah bentuk sikap yang tidak nasionalis, bahkan sebaliknya, orang Indonesia yang kerja di luar negeri itu besar sekali gunanya bagi bangsa dan Negara, terlebih di era globalisasi ini.

Gunanya banyak. Budaya, ekonomi, bahkan politik. Yang pertama budaya. As you can see, memakai batik saja sudah bisa jadi ajang promosi tentang Indonesia di luar negeri. Gampang kan? Apalagi kalau banyak orang Indo yang bias memainkan alat musik atau menarikan tarian khas Indo di luar negeri, pasti banyak tuh orang luar yang jadi pengen ke Indo gara2 liat kalo budaya kita oke sekali. Dan sebenarnya tidak harus dengan memakai baju atau memamerkan apapun, cukup CERITA saja. Ya, cerita tentang megahnya Borobudur dan indahnya Dieng saja bisa membuat beberapa teman Malay mengunjungi Jogja beberapa bulan lalu. ^_^

Di bidang ekonomi, cobalah lihat India. Karena banyaknya orang India yang bekerja di bidang IT di Amerika, orang-orang Amerika (dan dunia pada akhirnya) yakin bahwa India jagoan IT. Pada akhirnya, sekarang ini banyak proyek hardcoding software di Amerika dan negara-negara lain di-outsource ke India. Wuidiih, bayangkan berapa besar duit yang didapat India dari situ.

Politik. Kalau Indonesia sudah dikenal sebagai negara besar yang penduduknya hebat2 dan ekonominya maju, mau ngapa2in di dunia internasional jelas jauh lebih mudah. Lebih kredibel dan dipercaya. Lebih didukung apabila ada masalah seperti klaim budaya atau bahkan wilayah.

So? Daripada terus2an menginternasionalisasikan Indonesia seperti yang masih dilakukan sebagian besar orang sekarang dengan sok bule atau sok arab (offtopic: seriously, that’s what happened everyday in Indonesia, right? kalo nggak semakin western/bule ya semakin arab), lebih mendingan mengIndonesiakan dunia internasional kan? =)

These few weeks had been great. I’d participated in two great researches. Thanks for all colleagues, we’ve succeeded and gained something valuable from those researches.

We entered those researches into two championships and we succeeded in gaining 1st rank in Rekind Award and 5th rank in National Innovation Contest.

For the Rekind Award, we researched a “Low Speed Generator”. It’s basically a new generator topology that enabled that generator to operate in Low Speed. It’s useful for renewable energy power plants applications such as microhidros, wind power plants, etc.

For the National Innovation Contest, we researched a “Low Speed Optimum Wind Extractor”. It’s a set of devices that enables wind power plants to extract power at low speed. It’s useful in Indonesia because we only had low wind speed here in our country.

The detailed explanations about our researches can be found in http://konversi.wordpress.com/

As for the photos, here they are 😀 :

NIC

freak5

VICTORY

%d bloggers like this: